Pengumpulan Buku BOS

Disampaikan kepada seluruh siswa kelas X dan XI agar mengumpulkan atau mengembalikan buku BOS dengan jadwal sebagai berikut : Kelas XI hari Jumat, 3 Juni 2017 – Senin, 5 Juni 2017 di Selengkapnya »

Pengumuman UNBK 2017

A. Jadwal B. Tata Tertib a. siswa memasuki ruangan 15 (lima belas) menit sebelum ujian dimulai; Khusus untuk hari ujian Bahasa Inggris, siswa memasuki ruangan 30 (tiga puluh) menit sebelum ujian dimulai. Selengkapnya »

Pengumuman untuk Kelas XII

Diumumkan kepada siswa kelas XII agar hadir hari sabtu, 8 april 2017 jam 8 pagi mengenakan pakaian sembahyang untuk sembahyang bersama dan mendengarkan arahan mengenai Ujian Nasional Berbasis Komputer. Siswa yang beragama Selengkapnya »

Pengumuman Simulasi III/Gladi Bersih UNBK 2017

Diumumkan kepada siswa yang belum mengumpulkan headset (sekitar 25 headset) harap segera mengumpulkan ke Lab TI. Kepada siswa yang sebelumnya mengambil headset setelah simulasi II berlangsung, harap mengumpulkan kembali headset tersebut. A. Selengkapnya »

Pengumuman Pembukaan Pendaftaran PMDK Politeknik Negeri

Diumumkan kepada siswa kelas XII yang ingin mengikuti PMDK-PN dapat melapor di Lab TI untuk mendapatkan username dan password PMDK-PN pada tgl: Gel. 1 : 7/3/2017 – 8/3/2017. Gel. 2 : 17/3/2017 – 18/3/2017. Gel. Selengkapnya »

Jadwal Ujian Nasional SMA untuk kelas XII Tahun Ajaran 2013/2014

Berikut dibawah ini adalah jadwal Ujian Nasional
dan Ujian Susulan SMA Kelas XII Tahun Ajaran 2013/2014

jadwal-un

Tim Akreditasi Kunjungi SMA Negeri 8 Denpasar

Pada tanggal 20 Desember 2013, tim asesor atau tim penilai sekolah dari Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M)  mengunjungi SMA Negeri 8 Denpasar dalam rangka melakukan penilaian. Penilaian ini dilakukan untuk menentukan akreditasi sekolah, dimana yang dinilai adalah 8 standar pendidikan yaitu standar isi, standar proses, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan pendidikan, standar pengelolaan pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar kompetensi kelulusan, dan standar penilaian pendidikan.

Lulus UN 100 Persen Bukan Idaman, Indeks Kompetensi Pendidikan Dikembangkan

Medan—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengembangkan indeks kompetensi pendidikan untuk tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, sampai dengan sekolah. Indeks kompetensi ini merupakan analisis terhadap kapasitas sekolah.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud Hamid Muhammad mengatakan, analisis yang dilakukan sampai pada level mata pelajaran dan bahkan sampai pada tiap individu peserta didik. “Termasuk item per mata pelajaran apa yang terlemah,” katanya pada Prakonvensi Ujian Nasional (UN) di Hotel Grand Swiss-bel, Medan, Sumatera Utara, Minggu (22/09/2013).

Pakar Pendidikan, Arief Rachman: “Saya Mendukung UN Tetap Dilaksanakan”

Jakarta—Pakar pendidikan Arief Rachman menyetujui adanya standar nasional. Dia juga menyatakan dukungannya untuk tetap dilaksanakannya Ujian Nasional (UN). Apa alasannya ?

Arief mengatakan, selama beberapa tahun penyelenggaraannya, UN telah banyak mengalami perbaikan. Dia menganggap pemerintah telah mengakomodir pertimbangan kondisi di daerah dan keadaan guru yang sangat berbeda-beda. “ Itu sebabnya saya menganggap ujian nasional ini penting dan perlu. Saya mendukung UN tetap dilaksanakan,” katanya pada Konvensi UN di Kemdikbud, Jakarta, Kamis (26/09/2013).

Konvensi UN : UN Tahun Depan Tetap Digelar

Jakarta—Konvensi Ujian Nasional (UN) yang diselenggarakan selama dua hari mulai kemarin, Kamis (26/09/2013) hingga hari ini, Jumat (27/08/2013) berakhir. Salah satu rumusan yang dihasilkan adalah UN tahun depan tetap diselenggarakan. Adapun butir-butir hasil rumusan akan dimasukkan ke dalam prosedur operasional standar (POS) UN.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim menyampaikan, jika negara ini ingin maju harus ada ujian yang mengukur standar nasional itu sendiri. Menurut dia, perlu ada ujian yang mengukur kompetensi peserta didik di akhir masa belajar di satuan pendidikan. “Akhirnya kita sepakat untuk tetap tahun depan melaksanakan Ujian Nasional dengan komposisi (UN:Nilai Sekolah) 60:40,” katanya pada penutupan Konvensi UN di Kemdikbud, Jakarta, Jumat (27/09/2013).