|
|
Written by Dwi Astuti
|
|
Friday, 23 January 2009 13:19 |
|
KESENDIRIANKU Dahulu….. Banyak warna hiasi hidupku Merah,pink,hitam Tergores rapi di hidupku Kini…. Warna itu perlahan memudar Merah yang kubanggakan Pink yang menjadi kehidupanku Kian kurindukan, Makin hilang dari asaku Kini… Hanya hampa yang kurasa Merah,pink kian berubah menjadi hitam Harus kemana???? Kucari warna-warna itu Tapi kini telah kusadari Aku hanya sendiri Aku hanya sebatang kara Hitam adalah hidupku Nyata,dan bukan sekedar fantasi Dan harus pula kusadari Awan gelap menjelang hujan Tak akan berubah Menjadi pelangi dikala hujan |
|
Last Updated on Friday, 23 January 2009 13:23 |
|
Menangis untuk tersenyum… |
|
|
|
|
Written by ayu trisiya...moglong....XI ipa 5
|
|
Friday, 23 January 2009 13:16 |
|
Menangis untuk tersenyum… (the song of ghost…) Kau mencoba melihat ke atas Dalam segala kelemahanmu Kau mencoba tegakkan bahumu Dalam segala beban hatimu Menangislah… Jika kau ingin menangis Namun kembalilah untuk tersenyum Kan ku pinjamkan bahuku Untukmu menangis Kan ku hapus air mata Yang basahi pipimu Kan ku genggam erat tanganmu Tak kan kulepaskan Kan ku peluk dirimu Dengan segala rasa Sayangku….. By:trisiya…pa5 Pliz coment at… Trizyamoglong.blogspot.com |
|
Last Updated on Friday, 23 January 2009 13:18 |
|
|
Written by Uttistha Purwa Wihantari XI IPA 5
|
|
Friday, 23 January 2009 13:16 |
|
INDAHNYA DUNIA Saat ku buka jendela kamarku Terlihat mentari yang mengawali kepergian rembulan Menyapa seluruh dunia dengan senyuman hangat
Mengawali suatu lembaran baru Lembaran yang membuat hari ini akan lebih baik dari kemarin Lembaran baru yang diawali kicauan burung merdu
Begitu indahnya dunia di pagi hari Membuatku ingin merasakan kehidupan seratus tahun lagi Merasakan indahnya dunia yang selalu menghiasi hariku Ku harap ini tak akan pernah berakhir Hingga malaikat menjemput ajalku |
|
Written by Devi Star Shine XI IPA 5
|
|
Friday, 23 January 2009 13:15 |
|
Matahari terus terbit memberikan penerangan pada semua insan cahayanya pun bertebaran di setiap celah kehidupan Ku terus berlari berlari.......... untuk mencapai cahaya yang paling terang terus......dan terus...........ku berlari mengikuti seberkas cahaya itu Hingga akhirnya ku berhenti terdiam di sebuah celah kecil hanya terlihat biasan cahaya Kini ku sadar Ternyata cahayanya t'lah sirna Dunia pun gelap,tak ada lagi sinar terang Dan harapan yang s'lama ini ku dambakan tuk capai setitik cahaya terang t'lah tenggelam........ |
|
Last Updated on Friday, 23 January 2009 13:37 |
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>
|
|
Page 5 of 9 |