Rayakan Hari Suci Saraswati, SMA Negeri 8 Denpasar Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Peringatan Hari Suci Saraswati di SMA Negeri 8 Denpasar  tahun ini sedikit berbeda, penerapan protokol kesehatan secara ketat saat pelaksaan persembahayang yang jatuh pada hari  Sabtu (30/02/2021) sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona selama kegiatan berlangsung. Dengan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk area sekolah, penggunaan masker/ faceshield serta sudah tersedianya tempat cuci tangan di sekitar area sekolah.

Hari suci Saraswati adalah hari yang penting bagi umat hindu, khususnya bagi siswa sekolah dan penggelut dunia pendidikan karena Umat Hindu mempercayai hari Saraswati adalah hari turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan keberadaban umat manusia. Hari raya Saraswati diperingati setiap enam bulan sekali, tepatnya pada hari Saniscara Umanis wuku Watugunung.

Namun, karena pandemi Covid -19, persembahyangan diselenggarakan secara sederhana yang diikuti panitia kegiatan saraswati dan perwakilan siswa dengan wajib mengikuti berbagai protokol kesehatan dengan tidak mengurangi makna dari proses persembahyangan yang sedang berlangsung.

Untuk siswa yang tidak dapat mengikuti persembahyangan di sekolah tetap sembahyang secara mandiri di rumah masing-masing, dengan harapan pandemi ini segera berakhir dan segala kegiatan bisa berjalan dengan normal.